Tampilkan postingan dengan label Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anak. Tampilkan semua postingan

Gizi Agar Buah Hati Sehat dan Cerdas

Posted by Unknown 10.15.2013 0 komentar
Gizi Agar Buah Hati Sehat dan Cerdas
Kapasitas dan karakter seorang di kemudian hari, ditentukan dari proses bagaimana
dia dibesarkan, temasuk bagaimana kualitas gizi dan stimulasi yang didapatkan.
Setiap orangtua pasti menginginkan buah hatinya mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Tentunya, untuk meraih harapan tersebut, faktor gizi menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan.

Pemenuhan kebutuhan gizi secara tepat, lengkap, dan seimbang akan saling memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak secara keseluruhan, seperti terhadap tulang, penglihatan dan daya tahan tubuh bahkan otak sebagai organ kecerdasan.

“Semua itu, mendukung kapasitas anak sehingga memiliki kemampuan yang optimal di kemudian hari,” papar Prof.Ir.H.Hardinsyah, MS. Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor (FEMA IPB).

Ya, gizi berperan penting agar tumbuh-kembang anak menjadi optimal dari berbagai unsur yang mencakup kognitif, motorik, bicara dan bahasa serta sosial-emosional. Yang penting diketahui juga, gizi memenuhi kebutuhan energi yang dibutuhkan anak untuk mempersiapkan otak sebagai hardware dalam proses pencerdasan.

Selain itu, gizi juga memberi peran penting guna membantu si kecil  agar tidak rentan mengalami sakit di masa tumbuh kembangnya. Kondisi imunitas yang baik—karena asupan gizi yang baik-- tentunya akan mengurangi risiko anak terkena penyakit. Alhasil, tak sampai mengganggu proses tumbuh-kembang anak selanjutnya.

Sejak dalam kandungan
Hardinsyah menegaskan, kapasitas dan karakter seseorang di kemudian hari ditentukan dari proses bagaimana dia dibesarkan. Hal itu termasuk bagaimana kualitas gizi dan stimulasi yang dia dapatkan, bahkan sejak ia masih dalam kandungan.

Gizi yang baik akan mendukung proses pertumbuhan janin. Sejak hamil, pertumbuhan sel otak pada janin sudah harus dimaksimalkan, melalui gizi dan stimulasi. Oleh sebab itu pula, calon ibu perlu menyiapkan gizi yang tepat sejak awal masa kehamilan.

Penting diketahui, cikal bakal otak sudah terbentuk pada minggu ketiga kehamilan berupa lempeng saraf. Kemudian, pada minggu keempat berubah menjadi tabung saraf. Lalu, pada minggu kelima kehamilan mulai terbentuk otak besar, batang otak, otak kecil dan medulla spinalis.

Nah,  setelah lahir ke dunia, periode yang penting untuk diperhatikan dalam pertumbuhan otak adalah usia 0-2 tahun. Kenapa? Pasalnya, rentang waktu tersebut merupakan periode emas (golden age) terjadinya perkembangan saraf otak yang tercepat, khususnya mielinisasi. Memang hingga usia 5 tahun perkembangan otak terus berlanjut meski tak secepat pada usia sebelumnya.

“Saat (periode emas) inilah masa puncak dari perkembangan otak anak yang akan menjadi fondasi bagi perkembangan otak selanjutnya,” ujar Hardinsyah.

Otak mengalami perkembangan yang luar biasa pada masa kanak-kanak. Bahkan hingga anak usia 2 tahun berat otak mencapai 75 persen otak dewasa. Selain itu, hingga usia 2 tahun pula, pertumbuhan dan perkembangan otak anak telah mencapai 90 persen.

Lalu apa fungsi otak? Banyak sekali. Otak ternyata yang mengatur seluruh bagian dalam tubuh, misanlya gerakan motorik, mengatur tekanan darah, sekresi, hormon, pernapasan, emosi bahkan mengatur suhu tubuh dan sebagainya. Tak heran bila otak disebut organ yang paling vital.

Nah, kembali lagi, faktor yang paling penting untuk pembentukan sel-sel otak pada masa periode emas adalah gizi. Adapun beberapa zat gizi yang berperan adalah glukosa, vitamin,mineral, asam linolenat, asam linoleat,  asam amino esensial dan kolin tentunya. Setiap orangtua yang ingin anaknya cerdas tentu harus memenuhi kebutuhan asupan gizi anak-anaknya, demi meningkatkan kemampuan otak mereka agar optimal.

Seimbang
Di samping itu, hal lain yang tak kalah penting dalam pemenuhan gizi anak adalah asupan zat gizi makro dan mikro dari beragam makanan. Untuk memenuhi kebutuhan gizi, orangtua perlu memperhatikan asupan sumber makanan yang seimbang dan bervariasi. Karena itu, penuhilah kebutuhan gizi anak dengan menu yang mengandung karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan mineral yang sesuai kebutuhan anak.

Sebagai contoh, karbohidrat bisa bersumber dari nasi dan kentang. Protein bisa diperoleh dari ayam, ikan, dan daging sapi. Lemak dari ikan, daging ayam, telur dan susu, vitamin dari buah-buahan, mineral dari sayuran dan susu.  Tentunya, masing-masing asupan diharapkan  seimbang setiap harinya.

Ada kalanya anak mengalami sulit makan. Meski begitu orangtua tak perlu khawatir atau menyerah. Lakukan strategi dengan selalu menyediakan menu makanan yang variatif. Tentunya dengan tetap memerhatikan unsur-unsur gizi seimbang. Alhasil, anak tidak akan mengalami kekurangan asupan gizi tertentu. Anak pun dapat bertumbuh dan berkembang secara optimal sesuai yang kita harapkan.

Sumber: kompas.com

Baca Selengkapnya ....

Kenali Tanda Gangguan Mental pada Anak

Posted by Unknown 7.09.2013 0 komentar
Kenali Tanda Gangguan Mental pada Buah Hati Anda
Sebagai orangtua kita akan segera tahu saat pertumbuhan fisik anak terganggu. Tetapi kebanyakan orangtua tidak segera menyadari jika buah hati mereka mengalami gangguan mental.

Gangguan perkembangan mental emosional pada anak memang berbeda dengan yang terjadi pada orang dewasa. Misalnya saja depresi pada anak biasanya muncul dalam bentuk perilaku mudah marah, gelisah, dan gampang menangis.

Remaja yang depresi pada umumnya juga menarik diri dari teman-temannya dan jadi lebih sering berkonflik dengan orangtuanya. "Kemunculan gejalanya lebih lama dibanding pada orang dewasa untuk bisa diketahui sebagai depresi," kata Dr.Elizabeth Waterman, psikolog klinis.

Anak-anak yang menderita kecemasan juga biasanya mengalami rasa khawatir berlebihan, susah tidur, dan mendadak jadi suka menyendiri.

Gejala-gejala gangguan mental emosional lain yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Hiperaktivitas: susah berkonsentrasi, tidak bisa menyelesaikan tugas-tugasnya, duduk diam atau mengikuti peraturan.
  • Perubahan di sekolah: prestasi akademik menurun, sering mengeluh sakit perut dan sakit kepala, membuat alasan untuk tidak masuk sekolah, serta ada perubahan perilaku.
  • Kehilangan minat melakukan aktivitas hariannya.
  • Perubahan pola tidur: terlalu banyak atau kurang.
  • Makan dan olahraga: makan berlebihan atau tidak berselera, olahraga berlebihan, minum pencahar, atau memuntahkan kembali makanannya.
  • Peningkatan fluktuasi mood serta mudah marah.
  • Impulsif: sebenarnya perilaku ini normal pada remaja, tetapi waspadai jika anak mulai mengonsumsi alkohol, narkoba, atau menyetir kendaraan dengan ceroboh.
  • Rasa takut yang berlebihan tanpa alasan yang jelas.
  • Merasa tidak berdaya dan sedih.
  • Kecemasan atau serangan panik.
  • Menghancurkan barang, melanggar aturan atau melukai binatang.
  • Membicarakan kematian, tak punya semangat hidup, atau memikirkan bunuh diri.

Jika Anda merasa anak mengalami gejala-gejala tersebut, bawalah anak berkonsultasi ke profesional (dokter atau psikolog) sebelum Anda membuat kesimpulan sendiri. Nantinya akan diberikan rekomendasi tindakan apa yang harus dilakukan.

Baca Selengkapnya ....

5 Penjelasan Singkat Kasus Balita Gizi Buruk

Posted by Unknown 6.19.2013 0 komentar
Gizi Buruk adalah keadaan kekurangan energi dan protein (KEP) tingkat berat akibat kurang mengkonsumsi makanan yang bergizi dan atau menderita sakit dalam waktu lama. Ditandai dengan status gizi sangat kurus (menurut BB terhadap TB) dan/atau hasil pemeriksaan klinis menunjukkan gejala marasmus, kwashiorkor atau marasmik kwashiorkor.

5 Penjelasan Singkat Kasus Balita Gizi Buruk


5 Penjelasan Ssingkat Kasus Balita Gizi Buruk




1. Penyebab Kasus Balita Gizi Buruk
  • Balita tidak mendapat ASI eksklusif, atau  mendapat makanan selain ASI sebelum umur 6 bulan.
  • Balita disapih sebelum umur 2 tahun.
  • Balita tidak mendapat Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) pada umur 6 bulan atau lebih.
  • MP-ASI kurang dan tidak bergizi
  • Setelah umur 6 bulan balita jarang disusui
  • Balita menderita sakit dalam waktu lama, seperti diare, campak, TBC, batuk, pilek
  • Kebersihan diri kurang dan lingkungan kotor

2. Penggolongan Kasus Gizi Buruk
a. Marasmus :
  • Anak sangat kurus, Wajah seperti orangtua, Cengeng dan rewel
  • Rambut tipis, jarang, kusam, Kulit keriput
  • Tulang iga tampak jelas, Pantat kendur dan keriput, Perut cekung
b. Kwashiorkor
  • Wajah bulat dan sembab, Cengeng dan rewel, Apatis
  • Rambut tipis, warna rambut jagung, mudah dicabut tanpa rasa sakit
  • Kedua punggung kaki bengkak, Bercak merah kehitaman di tungkai atau di pantat
c. Marasmik-Kwashiorkor
Gabungan tanda-tanda marasmus dan kwashiorkor : sangat kurus, rambut jagung dan mudah rontok, perut buncit, punggung kaki bengkak, cengeng.

3. Pengaruh Kasus Balita Gizi Buruk :
  • Menyebabkan kematian bila tidak segera ditanggulangi oleh tanaga kesehatan
  • Kecerdasan anak akan berkurang
  • Berat dan tinggi badan pada umur dewasa lebih rendah dari anak normal
  • Sering sakit infeksi kronis, seperti: batuk, pilek, diare , TBC, dll.

4. Penelusuran Kasus Balita Gizi Buruk
BIla ditemukan balita yang dicurigai gizi buruk dari masyarakat, segera lakukan :
  • Penimbangan berat badan secara teratur
  • Pengukuran panjang /tinggi badan dan/atau pemeriksaan tanda khusus
  • Pembandingan hasil pengukuran dengan buku rujukan penilaian status gizi menurut BB/TB
  • Bila kategori BB/TB sangat kurus dan/atau lebih dari satu tanda klinis, maka balita disebut gizi buruk.

5. Perawatan Kasus Balita Gizi Buruk
Kasus balita gizi buruk dirawat sesuai prosedur tetap yang berlaku di puskesmas, kemudian dilakukan rujukan segera ke pusat pelayanan gizi/Rumah Sakit terdekat.

Sumber: Puskel.com

Baca Selengkapnya ....

Rahasianya agar Anak Anda Cerdas & Pintar

Posted by Unknown 3.20.2013 0 komentar
Orang tua mana yang tidak ingin anak-anaknya cerdas dan pintar? Tentu semua orang tua menginginkannya. Tapi terkadang banyak orang tua yang bingung, cara apa yang harus ditempuh untuk meningkatkan kecerdasan anak-anaknya.

Sekolah dan tempat pendidikan bukanlah satu-satunya tempat yang bisa mencerdaskan otak anak Anda. Ada faktor-faktor lain yang turut memepengaruhi tingkat kecerdasan si buah hati.
Nah, berikut 6 hal yang bisa Anda lakukan untuk memaksimalkan tingkat kecerdasan anak-anak Anda baik di sekolah maupun dalam kehidupan sosial.

Rahasianya agar Anak Anda Cerdas & Pintar

Rahasianya agar Anak Anda Cerdas & Pintar

ASI Eksklusif
Jika Anda memiliki buah hati yang masih bayi, berarti peluang Anda untuk meningkatkan kecerdasan anak Anda masih terbuka lebar. Salah satu cara efektif untuk meningkatkan kecerdasan bayi adalah dengan memberinya ASI eksklusif selama 9 bulan.
Sebuah studi di Denmark mengungkap bahwa bayi yang diberi ASI eksklusif selama 9 bulan mengalami pertumbuhan yang signifikan dan lebih cerdas dari bayi yang hanya mendapatkan ASI satu bulan atau kurang.

Cukupi Gizinya
Ajarkan kebiasaan mengonsumsi makanan sehat sejak dini, seperti tindak memberi buah hati makanan-makanan junk food dan menggantinya dengan sayuran serta buah-buahan segar. Di masa pertumbuhan, otak anak Anda membutuhkan nutrisi penting, seperti asam lemak Omega-3 yang bisa didapatkan dari ikan. Beberapa studi membuktikan bahwa anak-anak yang gemar menyantap ikan seperti, tuna, salmon, dan cod, memiliki pikiran yang tajam dan mencatat hasil yang baik dalam ujian.

Kenalkan Musik
University of Toronto menyebutkan bahwa memperkenalkan musik kepada anak bisa menjadi langkah yang tepat untuk melatih kemampuan otak kanan. Mereka juga menyatakan bahwa anak-anak yang bermain musik memiliki kemajuan yang pesat dalam IQ dan kemampuan akademik saat mereka menginjak usia remaja.

Kenalkan Olahraga
Tim peneliti dari University of Illinois membuktikan bahwa ada hubungan yang kuat antara kebugaran fisik dengan prestasi akademik anak-anak. Secara umum aktivitas fisik saat berolahraga berkaitan erat dengan prestasi belajar anak-anak. Meningkatnya aliran darah dan oksigen ke otak saat berolahraga dianggap sebagai faktor yang mempengaruhi tingkat kecerdasan anak saat mengerjakan soal-soal ujian.

Biasakan Sarapan
Ini adalah kebiasaan kecil yang masih sering diabaikan oleh apra orang tua. Membiasakan anak sarapan dapat meningkatkan memori dan konsentrasi saat belajar. Anak-anak yang tidak terbiasa sarapan akan cepat lelah dan sulit berkonsentrasi terhadap pelajaran yang diterimanya. Ini berhubungan dengan asupan gizi yang tidak ia dapatkan di pagi hari, sehingga pada siang hari kemampuan otaknya menjadi menurun

Budayakan Membaca
Membaca baik untuk segala usia, termasuk anak-anak. Membaca merupakan cara yang tepat untuk meningkatkan pengetahuan dan perkembangan kognitif anak-anak. Menurut Paul C. Burns, Betty D. Roe & Elinor P. Ross, pakar pendidikan anak dari Amerika Serikat, ada delapan aspek yang bekerja saat anak-anak terbiasa membaca, yaitu aspek sensori, persepsi, sekuensial (tata urutan kerja), pengalaman, berpikir, belajar, asosiasi, dan afeksi, di mana semua aspek tersebut merupakan faktor penting dalam meningkatkan kecerdasan dan kemampuan otak anak.

So, jika Anda menginginkan anak-anak yang cerdas dan pintar, Anda sudah tahu rahasianya.

Baca Selengkapnya ....

4 Aktivitas yang Bisa Meningkatkan Kemampuan Otak

Posted by Unknown 2.11.2013 0 komentar
4 Aktivitas yang Bisa Meningkatkan Kemampuan Otak
Untuk meningkatkan kemampuan berpikir ternyata tak perlu kegiatan rumit. Beberapa aktivitas ringan berikut ini bisa membantu menyegarkan fungsi otak.

Terlalu lama bekerja sering membuat pikiran buntu dan terasa penat. Jika merasa kemampuan otak menurun, beberapa aktivitas ini bisa membantu Anda.

Duduk tegak
Sepertinya sepele, tapi postur yang baik bisa membantu kemampuan berpikir Anda. Bangun dari duduk yang santai ke posisi tegak. Posisi tegak bisa membantu meningkatkan kesiagaan dan kemampuan berpikir lebih baik. Coba saja duduk santai di sofa dengan posisi malas dan mulut setengah terbuka, lalu lakukan perhitungan matematika sederhana dalam dalam pikiran Anda. Pasti lebih cepat jika dalam keadaan duduk tegak, mata melihat ke depan, dan mulut tertutup.

Olahraga
Olahraga ringan dan teratur bisa membantu meningkatkan kinerja otak. Sebuah studi mengatakan fungsi kognitif meningkat secara drastis setelah melakukan senam aerobik selama 10 menit. Untuk menghilangkan otak yang penat di kantor, berjalan kaki santai sambil menghirup udara segar bisa membantu mengembalikan kesegaran pikiran.

Ketika kita bergerak atau berolahraga, asupan oksigen ke otak pun semakin meningkat. Selain baik untuk menyegarkan otak, olahraga secara teratur setidaknya 30 menit sehari juga bisa membantu meningkatkan kemampuan otak dan melindungi sel otak secara jangka panjang.

Hubungan sosial
Memiliki hubungan baik dengan pasangan, keluarga, atau teman ternyata bermanfaat untuk kesehatan otak. Sebuah studi yang dilakukan Harvard School of Public Health, Amerika, menemukan orang dengan kehidupan sosial yang aktif menunjukkan penurunan memori yang lebih kecil ketimbang orang yang kurang aktif dalam hubungan sosial.

Rahasianya adalah, interaksi yang sehat dengan orang lain. Interaksi dengan teman, pasangan, atau keluarga ternyata merupakan latihan yang baik bagi otak. Dengan sering berinteraksi, otak menjadi lebih aktif dan sehat. Karena itu, jangan ragu untuk selalu menjaga hubungan baik dengan teman atau keluarga. Hubungi mereka secara berkala dan ciptakan interaksi yang menyenangkan. Hubungan yang menyenangkan dengan orang lain membuat hidup bahagia sekaligus menyehatkan otak.

Tertawa
Tertawa merupakan kegiatan menyenangkan yang ternyata bermanfaat bagi otak. Saat tertawa, tubuh melepaskan hormon endorfin yang membantu menurunkan tingkat stres. Mengurangi stres secara jangka panjang baik untuk kesehatan otak. Tertawa juga dipercaya bisa membantu membuat seseorang lebih terbuka terhadap ide dan pendapat baru.

Jika tanggapan emosional lainnya hanya mempengaruhi beberapa area di otak, tertawa memiliki efek lebih besar. Tertawa membuat banyak bagian otak menjadi lebih aktif. Mendengarkan cerita lucu atau melihat sesuatu yang lucu bisa mengaktifkan beberapa bagian otak yang berfungsi untuk meningkatkan kreatifitas dan proses belajar.

Makan buah
Beberapa buah memiliki kandungan yang baik untuk kesehatan otak. Stroberi atau blueberry memiliki kandungan anti oksidan tinggi yang baik untuk memperbaiki kerusakan sel pada otak. Beberapa buah-buahan lain juga memiliki berbagai kandungan yang bisa membantu meningkatkan fungsi otak. Apa saja buah yang baik untuk otak bisa dibaca selengkapnya di 6 Buah Segar yang Bisa Meningkatkan Kualitas Otak

Asupan makanan yang baik untuk otak didukung oleh aktivitas yang menstimulasi otak seperti di atas bisa membantu kerja otak menjadi lebih maksimal. Seperti bagian tubuh lainnya otak juga perlu istirahat. Karena itu tidur yang cukup paling tidak 7-8 jam sehari juga bisa membantu memulihkan kembali kondisi otak dan memperbaiki sel-sel otak yang rusak. Selain itu jangan lupa selalu lakukan relaksasi dan kegiatan yang mengurangi stres untuk menjaga kesehatan otak.

Baca Selengkapnya ....

15 Ciri-ciri Orang Hamil Muda

Posted by Unknown 2.06.2013 0 komentar
15 Ciri-ciri Orang Hamil Muda
Anda merasa sedang hamil atau malah sebaliknya? Kami telah mengumpulkan 15 Ciri-ciri Orang Hamil Muda yang paling umum untuk melihat apakah sudah waktunya untuk buang air kecil pada tongkat itu.

Berikut 15 ciri-ciri orang hamil muda

1. Bengkak dan sakit payudara

Rasa sakit atau kesemutan di pay*dara adalah salah satu gejala kehamilan yang paling umum. Pada awal kehamilan payudara akan mengisi dan berubah bentuk karena mereka mempersiapkan diri untuk menghasilkan susu. Pay*dara bisa menjadi sangat lembut dan sensitif selama beberapa bulan sebagai hasilnya. Tapi, Teresa Pitman, doula dan ahli laktasi, mencatat: "bahwa tidak semua wanita mengalami perubahan, terutama jika mereka telah di pil KB."

2. Penggelapan areola

Bagi banyak wanita, hormon dapat menyebabkan areola, lingkaran sekitar puting, untuk memperluas dan gelap selama kehamilan. Hal ini terjadi sebagai tubuh mempersiapkan diri untuk menyusui.

3. Bercak

Sekitar lima sampai 10 hari setelah pembuahan, beberapa wanita melihat cahaya bercak ketika implan embrio di dalam rahim. Jadi jika Anda sudah memiliki periode cahaya bulan ini, Anda mungkin masih membawa bungkusan kecil dari sukacita.

4. Urinary frekuensi atau sembelit

Bila Anda sedang hamil, rahim anda menekan langsung pada kandung kemih yang menyebabkan buang air kecil lebih sering. Tekanan ditambahkan dan perubahan usus juga dapat menyebabkan sembelit. Tentu saja, semakin banyak bayi tumbuh, semakin menekan rahim terhadap kandung kemih dan organ lainnya.

5. Kelelahan

Banyak wanita merasa sangat lelah di awal kehamilan (dibutuhkan banyak energi untuk membuat bayi!). Bahkan, kelelahan sering salah satu tanda pertama kehamilan. Jika Anda sedang hamil, kemungkinan Anda akan mulai merasa kurang lelah di sekitar minggu ke-12, ketika plasenta sepenuhnya terbentuk.

6. Mual

15 Ciri-ciri Orang Hamil Muda
Mual adalah salah satu efek samping yang paling umum dari kehamilan. Ini disebabkan oleh peningkatan kadar hormon (sekitar 80 persen wanita "morning sickness" Pengalaman selama 3 bulan pertama kehamilan). Bagi banyak orang, mual ini tidak selalu terbatas hanya untuk pagi hari - beberapa merasakannya sepanjang hari. Klik di sini untuk semua fakta-fakta tentang morning sickness.

7. Bau Sensitivitas

Tidak, bau di bus tidak di kepala Anda: Banyak wanita memiliki lebih sensitif terhadap bau selama kehamilan. Gejala ini merupakan salah satu tanda-tanda awal yang paling umum bahwa Anda bisa hamil. "Beberapa peneliti telah berspekulasi bahwa mungkin untuk melindungi perempuan dari makan makanan 'manja' atau tercemar, sehingga melindungi bayi dari setiap racun berbahaya," kata Pitman.

8. Peningkatan suhu basal

Jika Anda telah melacak suhu basal Anda, tanda positif dari kehamilan adalah peningkatan sekitar satu gelar yang berlangsung selama lebih dari dua minggu setelah "dip" dalam suhu yang menunjukkan ovulasi.

9. Hilang periode

Indikator yang paling jelas dari kehamilan adalah periode tidak terjawab, namun terlambat haid tidak selalu berarti bayi sedang dalam perjalanan. Stres, diet atau jadwal yang tidak teratur juga dapat menjadi penyebab, jadi yang terbaik untuk mendapatkan diuji sebelum membuat pengumuman besar.

10. Unusual kelaparan atau mengidam

Badan hamil bekerja keras untuk tumbuh bayi itu, dan membutuhkan sekitar 300 kalori ekstra per hari. Beberapa wanita menemukan diri mereka keinginan makanan mereka tidak akan pernah biasanya bermimpi makan, sementara yang lain hanya merasa lapar sepanjang hari.

11. Sakit kepala

Frekuensi sakit kepala migrain dapat meningkat dengan kehamilan. Banyak wanita yang mengalami sakit kepala hormonal migrain menemukan mereka mendapatkan lebih dari mereka selama terutama di awal kehamilan, menjelaskan Pitman. Namun, beberapa orang memiliki pengalaman yang berlawanan dan benar-benar mendapatkan penangguhan hukuman sedikit dari migrain sementara mengharapkan.

12. Perubahan suasana hati

Banyak wanita mengalami perubahan suasana hati emosional selama kehamilan. Itu wajar untuk pergi melalui berbagai emosi sebagai hormon yang mengatur dan tubuh berubah.

13. Merasa pingsan atau pusing

Pergeseran hormon, dikombinasikan dengan jantung berdetak lebih cepat untuk memompa lebih banyak darah ke seluruh tubuh dapat menyebabkan tekanan darah untuk secara bertahap menurun di awal kehamilan. Akibatnya banyak wanita mengalami periode pusing atau perasaan pusing.

14. Logam rasa di mulut Anda

Beberapa wanita mengeluhkan rasa yang aneh "metalik" di mulut mereka selama kehamilan. Meskipun tidak ada penjelasan ilmiah untuk gejala ini, untuk beberapa hal itu bisa berlangsung sepanjang kehamilan mereka seluruh.

15. Vivid mimpi

Mimpi selama kehamilan sering mengintensifkan. Jadi jika Anda dreamin 'telah menjadi lebih dramatis ini bisa menjadi gejala anda hamil.

Sekian artikel mengenai 15 ciri-ciri orang hamil muda yang kami rangkumkan daru berbagai sumber dan semoga bermanfaat Anda.

Baca Selengkapnya ....

Keunggulan dan Kelemahan Beberapa Posisi Saat Persalinan

Posted by Unknown 1.30.2013 0 komentar
Keunggulan dan Kelemahan Beberapa Posisi Saat Persalinan
Setelah menjalani masa kehamilan selama kurang lebih 40 minggu, secara alami seorang ibu akan memasuki persiapan masa persalinan. Persalinan adalah peristiwa  yang normal dan merupakan proses lahirnya janin pada usia kehamilan cukup bulan antara 37 minggu hingga 42 minggu.

Dalam persalinan ada beberapa tahapan yakni kala satu sampai dengan  kala 4. Secara ringkas dapat dijelaskan pada kala satu ini adalah sejak dimulainya pembukaan jalan lahir 1 cm sampai pembukaan 10 cm. Kemudian memasuki kala dua yakni fase paling membahagiakan  dimana terjadi proses persalinan pengeluaran bayi dari rahim ibu. Selanjutnya adalah  kala tiga proses lahirnya plasenta atau ari-ari bayi. Dan yang terahir kala empat  yaitu masa setelah plasenta lahir hingga 2 jam sesudahnya.

Pada saat memasuki proses persalinan, seorang ibu hamil boleh memilih posisi yang paling nyaman sembari menunggu pembukaan lengkap.  Bahkan ketika ketuban masih utuh ( belum merembes atau pecah) maka seorang ibu hamil yang akan melahirkan boleh melakukan aktifitas berjalan - jalan di sekitar ruang bersalin dan di bawah pemantau seorang bidan agar setiap saat dapat dilakukan monitoring kondisi  detak jantung bayi maupun kontraksi rahim.

Posisi persalinan memegang peranan penting ketika seorang ibu dinyatakan sudah siap untuk proses persalinan. Ada beberapa posisi yang di rekomendasikan dengan berbagai macam pertimbangan  segi manfaat dan efektifitas selama proses persalinan berlangsung. Namun pada pelaksanaannya dapat pula dilakukan kombinasi berbagai macam posisi persalinan. Misalnya anjuran miring ke kiri, ke kanan, telentang atau posisi jongkok.

Bagaimana saja posisi melahirkan yang dianjurkan dan apa kekurangan dan kelebihan dari masing - masing posisi tersebut?

1.Posisi terlentang atau dalam kebidanan dikenal dengan litotomi

Pada posisi ini seorang ibu hamil berbaring terlentang sejajar tempat tidur dengan kepala dibantu di sangga oleh suami, atau bidan dan kedua tangan ibu merangkul  pelipatan paha di dekatkan ke arah perut dengan bimbingan bidan. Atau dapat pula kedua kaki diletakkan pada penopang kaki yang didesain pada tempat tidur ibu bersalin.

Pada posisi ini memudahkan pemantauan pembukaan jalan lahir, kepala bayi untuk diarahkan dan dipegang mengikuti putaran saat proses lahirnya kepala, serta memudahkan pembebasan bila terdapat lilitan tali pusat pada leher bayi dengan mengarahkan kepala bayi  mendekati perut ibu. Penahanan pada perineum antara anus dan vagina dapat dilakukan dengan  mudah agar tidak terjadi robekan perineum yang luas.

Kelemahan pada posisi ini adalah suplai oksigen pada janin kurang lancar. Hal ini berkaitan dengan letak pembuluh darah yang besar ibu yang  mengaliri  palsenta dengan oksigen tertekan oleh berat badan janin. Selain itu pada ibu yang pertama kali mengalami  proses melahirkan tak jarang mengalami kelelahan akibat kesulitan mengejan secara efektif berkaitan dengan bentuk jalan lahir yang mengarah ke atas dari  dasar panggul.

2. Posisi miring ke salah satu sisi tubuh ( kanan atau ke kiri )

Ibu berbaring posisi lateral, miring ke kanan atau ke kiri sesuai dengan anjuran dokter dan bidan. Kemudian pada saat dimulai proses persalinan, Ibu hamil mengambil posisi dengan satu kaki diangkat ke arah perut dan tangan sisi yang sama diletakkan pada  lipatan antara lutut dan paha untuk mendekati dinding perut.

Kelemahan posisi ini menyulitkan memonitor proses keluarnya kepla bayi dari dasar panggul dan bila perlu tindakan pengguntingan jalan lahir akan menyulitkan tindakan episiotomi. Namun demikian posisi miring saat bersalin dapat mempermudah turunnya kepala ke dasar panggul, meringankan ibu saat proses mengejan, tidak melelahkan, mempersingkat proses persalinan dan memperlancar sirkulasi peredaran darah ibu ke plasenta sehingga suplai oksigen ke bayi  lebih maksimal.

3. Posisi Jongkok

Posisi persalinan dengan cara jongkok semakin dipilih sebagai proses persalinan alami. Pada asuhan persalinan normal, posisi jongkok ini dapat menjadi pilihan.

Kelebihan pilihan dengan posisi jongkok ini adalah ibu memanfaatkan secara maksimal  gaya gravitasi. Dimana secara perlahan bayi akan lebih mudah turun ke dasar panggul, mengikuti bentuk  rongga pintu panggul seiring dengan upaya mengejan ibu. Pada posisi jongkok bayi lebih lancar melewati pintu panggul.

Selama proses persalinan dengan posisi jongkok, dokter dan bidan lebih ketat memantau proses turunnya kepala agar tidak meluncur dengan cepat dan mencegah terjadinya cedera. Namun demikian untuk mengantisipasi bila terjadi kemacetan pada saat proses persalinan yang membutuhkan tindakan dan bantuan dokter atau bidan, maka posisi ini kurang menguntungkan sehingga harus segera kembali pada posisi litotomi.

4. Posisi setengah duduk atau semi fowler

Inilah posisi yang paling sering diambil untuk pertolongan persalinan. Dimana posisi ini ibu hamil tidur terlentang dengan bantal mengganjal punggung atau bisa juga dipangku oleh suami. Posisi ini selain aman untuk pemantaun proses turunnya kepala juga memberi kesempatan dukungan mental bagi ibu bersalin dengan kehadiran suami.

Suami bisa sambil memeluk dan memberi support selama dalam proses persalinan. Posisi ini tidak dianjurkan untuk persalinan yang mengalami perpanjangan kala dua  Selain akan menimbulkan rasa lelah karena telentang terus menerus,  ibu bersalin juga merasa tidak nyaman pada punggung, akibat penekanan pembuluh darah besar  dari ibu ke plasenta maka dapat  mengurangi kelancaran suplai oksigen dari ibu ke bayi.

Semoga bermanfaat dan selamat mempersiapkan proses persalinan dengan hati bahagia.

Baca Selengkapnya ....

Tubuh Lambat Tumbuh Bikin Panjang Usia

Posted by Unknown 12.14.2012 0 komentar
Tubuh Lambat Tumbuh Bikin Panjang Usia
Peneliti dari Glasgow University menemukan hubungan antara kecepatan tumbuh dan usia seseorang. Semakin lambat tumbuh, usia seseorang semakin panjang.

Tim peneliti dari Glasgow University melihat pola pertumbuhan ikan stickleback. Mereka menemukan umur dipengaruhi oleh tingkat perpanjangan tubuh pada usia dini. Tubuh yang tumbuh secara cepat akan mengakumulasi kerusakan jaringan yang lebih besar. Hasil yang terjadi adalah perpendekan usia.

Dalam penelitiannya, tim mengubah tingkat pertumbuhan 240 ikan dengan memaparkan cuaca hangat atau dingin. Ini membuat ikan mengalami pertumbuhan di depan atau di belakang jadwal normal.

Peneliti menemukan pertumbuhan ikan kembali ke jadwal normal ketika temperatur lingkungan dikembalikan ke situasi normal. Namun, perubahan dalam pertumbuhan badan mempengaruhi rata-rata usia mereka.

Ikan yang lebih lambat tumbuh hidup 30 persen lebih lama ketimbang ikan yang rata-rata usianya dua tahun. Usia mereka hampir mencapai seribu hari. Sementara ikan yang tumbuhnya cepat mempunyai usia 15 persen lebih pendek dibanding usia normal.

Profesor Neil Metcalfe, dari Institute of Biodiversity, Animal Health and Comparative Medicine Glasgow University mengatakan hasil yang mencolok ini terjadi meskipun semua ikan mencapai ukuran yang sama saat dewasa.

"Hasil studi ini mencolok. Ini menunjukan bahwa tubuh yang tumbuh dengan cepat mengakumulasi kerusakan jaringan yang lebih besar dibanding tubuh yang tumbuh secara lebih lambat, dan usianya secara substansial menurun," kata Neil sebagaimana dilansir dari situs Daily Mail, Kamis 13 Desember 2012.

"Temuan ini kemungkinan terjadi pada banyak spesies, termasuk manusia, karena sifat pertumbuhan organ dan jaringan juga usia adalah mirip dari berbagai jenis hewan yang berbeda-beda," lanjut Neil.

Dia juga mengatakan penelitian pada manusia, sebagai contoh, telah mendokumentasikan bahwa pertumbuhan yang cepat di usia dini dikaitkan dengan risiko yang lebih besar tumbuhnya penyakit di usia selanjutnya. Penyakit tersebut di antaranya kardiovaskuler pada usia baya atau lansia.

Baca Selengkapnya ....

Hati-hati! Pukul Anak Bisa Berujung Kanker

Posted by Unknown 11.13.2012 0 komentar
Hati-hati! Pukul Anak Bisa Berujung Kanker
Hukuman kepada anak tak selamanya berbuah positif. Menurut psikolog, dalam "dosis" berlebih, hukuman kepada anak justru membuat mereka lebih rentan terhadap penyakit serius di kemudian hari.

Adalah hasil penelitian tim psikolog di Plymouth University yang menyebut pukulan dan bahkan teriakan memicu perubahan biologis tubuh anak secara signifikan, yang dapat merusak kesehatannya di masa depan.

Hasil penelitian yang dipublikasi di Journal of Behavious Medicine ini sejalan dengan penelitian mereka sebelumnya yang menunjukkan bahwa stres dapat menyebabkan peradangan pada sel, jaringan, dan pembuluh darah. Pada gilirannya, hal ini meningkatkan kemungkinan tumor, penyakit jantung, dan penyakit pernapasan seperti asma.

Di Inggris, hukuman fisik dilarang di sekolah-sekolah dan lembaga-lembaga publik. Namun, tindakan fisik "untuk mendisiplinkan anak" di rumah tak dianggap sebagai tindakan ilegal.

Penelitian yang dipimpin Profesor Michael Hyland  ini dilakukan atas 700 orang dewasa di Arab Saudi. Mereka diwawancarai tentang apa saja yang mereka terima ketika masa anak-anak dari orang tuanya terkait dengan hukuman untuk "mendisiplinkan diri".

Sebanyak 150 orang dari mereka diketahui menderita asma, penyakit jantung, dan tumor. Mereka yang mengidap kanker 1,7 kali lebih banyak menerima pukulan dibanding dengan yang lain; yang menderita penyakit jantung 1,3 kali lebih banyak, dan asma 1,6 kali lebih banyak menerima hukuman keras. 

"Stres pada awal kehidupan dalam bentuk trauma dan pelecehan menciptakan perubahan jangka panjang yang mempengaruhi pembentukan penyakit di kemudian hari," kata Prof Hyland.

Baca Selengkapnya ....

Agar Pertumbuhan Anak Optimal

Posted by Unknown 10.27.2012 0 komentar
Agar Pertumbuhan Anak Optimal
Mengawal tumbuh-kembang anak gampang-gampang susah. Menurut Laura Jana, seorang dokter anak di Omaha dan penulis buku Food Fights, hal ini disebabkan seluruh bagian tubuhnya, dari tulang hingga otak, tengah terus berkembang. "Anak-anak harus diperlakukan sebagai entitas mereka sendiri dengan kebutuhan unik," katanya.

Berikut adalah beberapa hal yang mungkin kita tak tahu tentang kebutuhan tubuh buah hati kita:

Anak Lebih gampang dehidrasi

Ada beberapa alasan untuk ini: Air membentuk proporsi yang lebih besar dari tubuh anak, dan anak-anak memiliki metabolisme lebih cepat, yang berarti sistem mereka membutuhkan lebih banyak air. Delapan gelas sehari untuk rata-rata dewasa mungkin sering Anda dengar, tetapi untuk anak-anak ada angka ajaib. Jumlah air tergantung pada berat badan anak dan tingkat aktivitasnya, sehingga tidak ada jumlah pasti kuantitas yang dibutuhkan, kata Jana. Minimal, anak-anak yang lebih kecil harus minum sekitar empat gelas air setiap hari, dan anak-anak yang lebih tua, sekitar delapan gelas, kata Jennifer Shu, seorang dokter anak di Atlanta. Namun, untuk anak yang aktif, jumlahnya lebih banyak lagi.

Saran: Anak-anak kecil tidak mungkin meminta minum sampai mereka sangat haus, yang berarti mereka sudah mulai dehidrasi. Pastikan untuk menawarkan air sepanjang hari, terutama jika mereka aktif. Untuk memastikan anak dehidrasi atau tidak, perhatikan air seninya. "Ketika anak-anak buang air kecil setiap beberapa jam dan memiliki urine berwarna kuning pucat atau terang, kemungkinan mereka mengalami dehidrasi," kata Shu. Tanda-tanda lain adalah pusing, mual, dan kelemahan.

Membutuhkan aktivitas fisik

lebih Anak-anak dan remaja mendapatkan setidaknya 60 menit kegiatan fisik sesuai dengan usianya setiap hari. Menurut sejumlah penelitian, olahraga dapat menguatkan tulang anak-anak dalam masa pertumbuhan. Paling efektif adalah kegiatan seperti berlarian, menari, dan bergelantungan.

Sebuah studi tahun lalu yang dipimpin oleh seorang dokter dari Universitas Cambridge, di Inggris, menemukan bahwa untuk setiap jam tambahan dalam seminggu dalam kegiatan outdoor, risiko rabun jauh menurun sekitar 2 persen. Para peneliti tidak yakin mengapa, tetapi karena ketika anak-anak berada di luar, mereka mungkin lebih cenderung untuk fokus pada obyek yang jauh (dan kurang cenderung untuk fokus pada hal-hal dari dekat, seperti layar komputer), dan mendapatkan lebih banyak eksposur terhadap cahaya ultraviolet alami.

Saran: perhatikan faktor kelelahan, sulit tidur, dan kurangnya motivasi. Brenner menyarankan melawannya dengan memfokuskan secara eksklusif pada satu kegiatan, yang dapat menyebabkan cedera berlebihan, terutama untuk anak-anak yang mendekati pubertas.

Perhatikan kebutuhan lemak dan kalsium

Anak-anak dan orang dewasa membutuhkan banyak buah-buahan dan sayuran, biji-bijian, dan protein. Tapi, anak-anak yang sangat muda perlu sedikit lebih banyak lemak karena mereka membakar lemak tubuh lebih banyak daripada orang dewasa. Menurut National Academy of Sciences, lemak harus 30 sampai 40 persen dari kebutuhan kalori harian untuk anak usia 1 sampai 3 tahun. Untuk anak-anak usia 4 sampai 18 tahun, kebutuhannya 25 sampai 35 persen. Lemak sangat penting untuk perkembangan otak dan saraf, dan merupakan komponen utama dari membran sel otak dan lapisan pelindung di sekitar saraf yang membantu mengirim sinyal dari otak ke seluruh tubuh.

Anak-anak juga memerlukan lebih banyak kalsium, karena masa kanak-kanak adalah masa pertumbuhan tulang yang pesat. Menurut American Academy of Pediatrics, tulang menyerap kalsium paling banyak saat usia remaja. Anak-anak usia 9 sampai 18 tahun memiliki kebutuhan sekitar 1.300 miligram kalsium per hari, dibandingkan dengan 1.000 mg untuk orang dewasa.

Saran: "Cara terbaik untuk memberikan anak-anak semua nutrisi yang mereka butuhkan adalah dengan memperkenalkan mereka pada berbagai makanan," kata Teresia O''Connor, asisten profesor pediatri di Baylor College of Medicine, di Houston. Pada usia 2 tahun, anak-anak harus makan hal yang sama dengan yang dimakan seluruh anggota keluarga. Catatan lain, asupan lemak anak-anak harus berasal dari makanan yang sehat, seperti alpukat, minyak zaitun, dan kacang-kacangan, bukan permen. Sementara anak-anak tidak membutuhkan suplemen kalsium. Cukup memberi mereka banyak sayuran hijau dan susu.

Lebih peka terhadap racun

Paparan zat kimia rumah tangga dan polutan (cat asap, pembersih, dan insektisida) tidak baik bagi siapa pun, terutama anak-anak. Paru-paru seorang anak masih berkembang, sehingga iritasi yang disebabkan oleh racun dapat mengakibatkan obstruksi pada saluran napasnya, yang mengarah pada alergi dan asma.

Saran: simpanlah sebisa mungkin di luar rumah. Pilihlah pembersih tanpa bahan yang keras, seperti amonia dan pemutih. Buka jendela untuk ventilasi sesering mungkin. Pilih cat dengan tingkat rendah senyawa organik volatil (VOC, aroma berbahaya yang dilepaskan oleh cat, sealant, dan perekat), dan hanya membeli sejumlah yang dibutuhkan, karena gas dapat bocor dari kaleng tertutup. Jauhkan semua bahan kimia dari jangkauan anak-anak.

Baca Selengkapnya ....

7 Trik Agar Tetap Konsisten Saat Terapkan Kedisiplinan Pada Anak

Posted by Unknown 10.04.2012 0 komentar
7 Trik Agar Tetap Konsisten Saat Terapkan Kedisiplinan Pada Anak
Membuat anak untuk disiplin melakukan kewajibannya memang tidak mudah. Kondisi ini bisa semakin parah ketika orangtua juga tidak konsisten menerapkan peraturan yang mereka buat.

Ketidakonsistenan tersebut bisa terjadi karena banyak hal, misalnya ketika Anda lelah atau stres. Ketimbang semakin capek karena harus menghadapi anak yang marah saat tidak menurut, Anda memilih membiarkannya melanggar aturan yang sebenarnya sudah disepakati bersama.

Sal Severe, penulis buku 'How to Behave So Your Child Will Too' mengatakan bahwa sikap tidak konsisten dapat membuat buah hati merasa ragu-ragu, tidak aman, dan bingung. Hal tersebut juga didukung oleh pernyataan dari Aviva Pflock, penulis buku parenting yang menyatakan bahwa konsistensi sebenarnya membuat anak-anak merasa nyaman.

Lalu apa saja yang dapat orangtua lakukan untuk menjaga konsistensi ketika menerapkan disiplin pada anak? Berikut:

7 Trik Agar Tetap Konsisten Saat Terapkan Kedisiplinan Pada Anak



1. Tentukan Prioritas
Sesuatu yang terlalu berlebihan tidak akan baik, begitu pula jika Anda berusaha mendisiplinkan terlalu banyak peraturan sekaligus pada anak. Pilihlah satu atau dua peraturan yang ingin Anda disiplinkan pada buah hati agar Anda tidak kewalahan dalam menjalankannya sehingga dapat konsisten.

2. Bersabar
Saat-saat awal anak memiliki kewajiban baru yang harus dilakukan, kadang mereka tidak memahami betul bahwa peraturan tersebut harus mereka patuhi. Hal ini wajar mengingat usia anak yang belum dewasa. Maka itu, bersabarlah untuk menunggu terjadinya perubahan pada buah hati karena apa yang Anda inginkan kadang tidak bisa Anda dapatkan secara mudah dan cepat.

3. Menulis Peringatan
Catatlah beberapa peringatan yang harus Anda patuhi sendiri di tempat-tempat yang tidak jauh dari pandangan seperti 'jangan berdebat' atau 'jangan menyerah jika anak merengek'. Selain itu, selalu ingatkan diri Anda sendiri tentang prinsip 3C yaitu Calm (tenang), Consistency (konsistensi), dan Caring (perhatian).

4. Pertimbangkan Jangka Waktu
Semua orang membutuhkan waktu, struktur, dan tidak dalam keadaan stress saat melaksanakan konsistensi. Maka itu, janganlah menetapkan peraturan baru tentang bagaimana si kecil harus disiplin tidur lebih awal setelah liburan kenaikan kelas tepat sehari sebelum memulai tahun ajaran baru, baru punya adik bayi atau akan pindah rumah.

5. Siap Menerima Perlawanan
Sebagaimanapun Anda konsisten pada peraturan yang dibuat, tidak menutup kemungkinan anak akan memberikan respon yang buruk dan berusaha kembali ke kebiasaan lama. Jika hal tersebut terjadi, jangan merasa putus asa karena hal tersebut normal. Terimalah perlawanan sementara yang dilakukan anak karena dapat membuatnya tidak terlalu merasa frustasi sementara Anda dapat tetap konsisten pada apa yang dijalani.

6. Meminta Bantuan
Saat berkomitmen untuk mendisiplinkan buah hati, mintalah bantuan dari pihak-pihak lain yang memiliki pengaruh bagi kehidupan anak untuk mempermudah misi Anda mengubah sikap buruknya. Pihak-pihak yang bisa Anda mintai bantuan antara lain teman Anda, guru sekolah atau guru les, pengasuh, atau kakek-nenek.

7. Buat Pengecualian
Sesekali buatlah pengecualian secara sengaja sebagai hadiah bagi anak yang selalu disiplin. Misalnya saja membebaskan dia dari peraturan membereskan kamar tidurnya selama ia menginap di rumah kakek-nenek. Hal ini dapat meningkatkan kedisiplinan buah hati pada peraturan yang ada karena ia merasa senang menjalankannya.

Baca Selengkapnya ....

Ajarkan 7 Hal Ini Sebelum Anak Masuk TK

Posted by Unknown 10.02.2012 0 komentar
Ajarkan 7 Hal Ini Sebelum Anak Masuk TK
Sebelum anak mulai sekolah di taman kanak-kanak (TK), Anda perlu mengajari si kecil cara beradaptasi di kelas. Tidak hanya bermain dengan lingkungan sekitar, tapi juga menjaga sopan santun selama guru menerangkan. Agar anak mengerti serta menerapkannya saat sekolah.

Ajarkan 7 Hal Ini Sebelum Anak Masuk TK



1. Tetap Duduk & Tidak Berisik

Seperti yang dirangkum dari All Women Stalk, ajari anak Anda tetap duduk dan memperhatikan guru yang sedang berbicara walaupun dia dikelilingi oleh permainan kesukaannya. Persiapkan si kecil agar tidak berisik serta mengganggu teman lain ketika guru sedang menerangkan. Ajak dia ke perpustakaan terdekat untuk membaca buku. Biasakan diri mereka tenang dalam ruangan. Cara ini bisa mengontrol anak supaya tetap menjaga sikap ketika pelajaran dimulai.

2. Mendengarkan Instruksi Guru

Ajarkan anak Anda mendengarkan instruksi dari guru mereka. Tidak hanya duduk diam, tapi mendengarkan perintah dari guru sangatlah penting. Sang buah hati harus bisa melaksanakan tugas dari gurunya tanpa mencela perkataannya. Oleh karena itu, biasakan mereka mendengarkan nasihat Anda dan tidak memotong pembicaraan.

3. Mengikuti Aturan

Mematuhi peraturan mungkin hal yang cukup sulit bagi si kecil saat baru memasuki taman kanak-kanak. Berikan dia dua atau tiga perintah untuk menyelesaikan pekerjaan rumah, seperti menaruh piring kotor ke wastafel, mengelap meja sehabis makan, lalu mencuci tangan hingga bersih. Hal tersebut bisa membuat anak mematuhi peraturan yang ada.

4. Memakai Seragam Sendiri

Sebelum masuk TK, Anda perlu mengajarkan si kecil memakai seragam sendiri. Hal itu untuk membantunya setelah buang air kecil di sekolah atau saat seragam berantakan setelah bermain. Coba latih anak memakai seragam sendiri sebelum berangkat ke sekolah.

5. Mengikat Tali Sepatu

Belikan anak Anda sepatu yang mudah dipakai. Bila ada talinya, ajarkan mereka mnegikat tali sepatu. Cari sepatu bertali yang memang dikhususkan untuk anak seumuran mereka. Cara ini akan memudahkan si kecil jika harus melepas sepatunya di sekolah.

6. Berbagi Sesama

Anda harus melatih anak supaya mau berbagi makanan atau yang lainnya dengan teman sebaya mereka ketika di sekolah. Coba tunjukkan sikap berbagi Anda dengan si kecil saat di rumah. Puji dia kalau mau berbagi juga dengan Anda atau bahkan kakak mereka. Langkah ini untuk melatih dia supaya tidak egois ke depannya.

7. Sopan Santun

Ajari anak sejak dini agar selalu menjaga sopan santun dengan orang-orang di sekitarnya, terutama terhadap orang yang lebih tua. Anak harus tahu kapan dia mengatakan 'tolong' dan 'terima kasih', menunggu giliran mereka, serta memperlakukan orang lain dengan baik.

Baca Selengkapnya ....

5 Cara Cepat Menenangkan Si Kecil yang Rewel

Posted by Unknown 10.01.2012 0 komentar
5 Cara Cepat Menenangkan Si Kecil yang Rewel
Memiliki bayi memang adalah anugerah terindah dalam kehidupan rumah tangga. Namun, tak jarang pula kehadiran bayi tersebut mengganggu ketenangan Anda dan suami karena tangisannya yang tak henti-henti tanpa diketahui pasti penyebabnya. Sudah pasti naluri seorang ibu untuk membuat bayinya menjadi tenang kembali. Namun terkadang Anda tidak tahu cara yang tepat untuk melakukannya. Berikut lima cara cepat untuk menenangkan si kecil yang rewel seperti dikutip dari She Knows.

1. Kenakan Lampin

Lampin atau selimut bayi sangat populer digunakan di rumah sakit bersalin bukan tanpa alasan. Lampin berguna untuk membuat bayi merasa lebih aman, hangat, dan dicintai sehingga membuatnya tidak rewel lagi.

2. Goyangan

Gerakan lemah lembut seperti memberikan bayi Anda sedikit goyangan adalah penangkal tangisan bayi yang tepat. Saat si kecil mulai merengek atau menangis, gendonglah dengan lembut lalu bawalah dia berkeliling ruangan. Selain menangkal kerewelan, goyangan lembut tersebut juga membantu si kecil tertidur pulas.

3. Musik Bernada Lembut

Saat berusaha menidurkan si kecil, janganlah memasang lagu bertempo cepat dan energik karena itu hanya menyebabkan sang buah hati sulit untuk tertidur dengan pulas. Sebaliknya, musik bernada lembut adalah pengantar tidur yang sempurna bagi si kecil.

4. Jalan Sambil Bergoyang

Irama yang dihasilkan saat berjalan sambil bergoyang memudahkan sang buah hati untuk tertidur dengan nyenyak. Untuk itu, gendonglah bayi Anda lalu membawanya sambil berjalan dengan sedikit goyangan sampai si kecil merasa tenang lalu tertidur. Selain dengan berjalan, Anda dapat melakukannya dengan goyangan naik-turun di lutut sambil memangku si kecil.

5. Ruangan Gelap

Matikan lampu kamar saat si kecil mulai rewel. Cahaya lampu merangsang si kecil menjadi sulit terlelap sedangkan ruangan yang gelap menenangkan dan membuat si kecil lebih mudah terlelap.

Baca Selengkapnya ....

Menghisap Ganja Pengaruhi Kecerdasan Remaja

Posted by Unknown 8.29.2012 0 komentar
Menghisap Ganja Pengaruhi Kecerdasan Remaja
Menghisap ganja dapat menurunkan tingkat IQ dan menyebabkan gangguan mental. Demikian hasil penelitian dari King Collage di London dan Duke University di Amerika seperti dilansir BBCNews, Rabu (29/8).

Mereka yang menghisap ganja sejak mulai usia puber (18 tahun ke bawah) berisiko memiliki kerugian besar dalam perkembangan otaknya.

Sebelumnya, tim peneliti telah melakukan analisis terhadap hampir 1.000 peserta. Peneliti pun menguji kemampuan mental para peserta saat masih anak-anak sebelum mencoba ganja dan 25 tahun kemudian mengujinya kembali.

Dari hasil pengamatan selama empat dekade, peneliti menemukan adanya penurunan tingkat IQ hingga 8 poin pada pengguna ganja sejak usia sekolah.

Tak hanya itu, menurut peneliti, penurunan tingkat IQ ini berdampak secara permanen.

"Seseorang yang kehilangan delapan poin IQ saat masih remaja mungkin rugi dibandingkan teman-teman seusianya," jelas peneliti, Madeline Meier.

Seseorang dengan ketergantungan ganja cenderung kurang berhasil dalam prestasi pendidikannya, pekerjaan dan rumah tangga. Selain itu, pengguna berat ganja secara bertahap bisa kehilangan kemampuannya.

Baca Selengkapnya ....

Bermain Tanah Bangun Kekebalan Tubuh Anak

Posted by Unknown 8.21.2012 0 komentar
Bermain Tanah Bangun Kekebalan Tubuh Anak
Ketika bayi bermain dan makan tanah, reaksi kita pasti akan langsung panik. Ternyata, selain kotoran yang tertelan mereka juga menelan mikro-organisme yang membantu dalam membangun respon kekebalan tubuh yang tepat.

Apakah tanah baik bagi kesehatan anak dan imunitas? Sebuah artikel yang diterbitkan oleh New York Times bertajuk Baby Know: a Little Dirt Is Good for You melaporkan sebuah bukti yang menunjukkan makan tanah baik untuk bayi dan anak-anak. Ini adalah perilaku naluriah yang membantu melatih sistem kekebalan tubuh dengan memperkenalkan mikro-organisme penting ke dalam tubuh seorang anak yang sedang tumbuh berkembang.

"Yang seorang anak lakukan ketika ia memasukan sesuatu ke dalam mulutnya adalah membiarkan respons kekebalan tubuhnya mengeksplorasi lingkungannya," tulis Mary Ruebush, seorang Immunology Instructor dan Microbilogy, dalam bukunya, Why Dirt Is Good. Tidak sebatas hanya sebuah 'praktek' respon imun tubuh yang diperlukan untuk perlindungan, tapi juga memainkan peran penting dalam mengajarkan respon pada imunitas yang belum matang yang selama ini terabaikan."
    
Fakta yang mengejutkan lainnya adalah  bukti yang berkembang menunjukkan bahwa cacingan justru membantu membangun respon imun. Sementara mereka menghilang dari negara-negara maju karena praktek ultra-higienis, sebagian besar cacing tidak berbahaya bagi orang bergizi baik dan memiliki efek yang baik pada kondisi seperti penyakit radang usus, Crohn dan kolitis ulserativa (peradangan pada usus halus).

Hal ini bukan berarti Anda tidak perlu memandikan bayi Anda, membiarkan rumah Anda kotor atau membiarkannya makan dari tempat sampah. Bukan itu maksudnya. Intinya harus ada keseimbangan dengan alam, biarkan anak-anak Anda bermain di (atau bahkan makan) tanah (pestisida organik / herbisida bebas kotoran, tentu saja!). Dan, ketika Anda membandingkan bayi atau anak-anak terkena bahaya phthalate (bahan kimia bahaya dalam plastik) dari mainannya, sedikit tanah tampaknya menjadi tak berbahaya.

Baca Selengkapnya ....

Tinggi Anak Ditentukan Sebelum Usia 2 Tahun

Posted by Unknown 8.07.2012 0 komentar
Tinggi Anak Ditentukan Sebelum Usia 2 Tahun
Jika Anda menginginkan sang buah hati tumbuh dengan postur yang cukup tinggi, maka mulailah mengusahakannya sejak ia berusia 0 sampai 24 bulan. Pada masa yang disebut sebagai golden periode, tinggi badan anak akan berkembang lebih cepat. Periode ini juga sangat menentukan untuk  tumbuh kembang anak di masa dewasa.

Memasuki masa sekolah, pertumbuhan tinggi badan anak tidak banyak perkembangannya. Namun pada masa pubertas, tinggi anak akan mengalami penambahan. Di masa ini,  bisa menjadi saat yang tepat menambah tinggi badan anak. Untuk anak perempuan akan tinggi lebih cepat ketimbang anak laki-laki.

"Tinggi badan itu sulit dikejar kalau mentok ya sudah. Bisa dikejar di masa pubertas, tapi yang menentukan sebenarnya pada usia 0 sampai 24 bulan," kata ahli Gizi dari Politeknik Kesehatan Jakarta II Ayu Anggraeni Dyah Purbasari, saat ditemui dalam acara seminar MP ASI “Golden Standard for Golden Periode” di Jakarta, Sabtu (4/8/2012).

Untuk mengusahakan tinggi badan anak secara maksimal, maka kebutuhan gizi anak pada setiap tahap harus terpenuhi.  Tahap-tahap tersebut adalah pemberian makanan pada bayi dan anak usia 0 - 24 bulan meliputi kegiatan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dalam 1 jam setelah bayi lahir, dilanjutkan ASI Eksklusif selama 6 bulan sejak lahir, memberikan makanan pendamping ASI atau MP ASI mulai usia 6 bulan dan terus menyusu ASI sampai 24 bulan atau lebih.

Pada tahap pemberian MP ASI, bayi perlu makanan bergizi seimbang. Gizi yang seimbang bisa didapatkan dari makanan beranekaragam dengan jumlah lengkap,  pada waktu tepat dan frekuensinya cukup. Secara bertahap, bayi perlu diberi makanan yang memenuhi unsur energi, protein, zat besi dan vitamin A.

Untuk sumber enegi, ibu bisa mendapatkan dari makanan pokok dengan kandungan karbohidrat, seperti nasi, tepung-tepungan, umbi-umbian, roti dan sereal. Vitamin A pada makanan bayi bisa didapatkan dari sayuran dan buah berwarna kuning dan merah, lauk nabati seperti tahu,  tempe, dan kacang-kacangan.

Sedangkan zat besi, protein dan zinc bisa didapatkan dari bahan makanan hewani seperti hati, ikan, daging, ayam dan telur. Atau, susu dan hasil olahannya seperti keju yogurt dan mentega.

sumber kompas.com

Baca Selengkapnya ....

Bermain Musik Terbukti Bikin Otak Tetap Tajam

Posted by Unknown 7.23.2012 1 komentar
Bermain Musik Terbukti Bikin Otak Tetap Tajam
Banyak riset telah menunjukkan manfaat bermain musik dalam meningkatkan fungsi kognitif. Salah satunya adalah penelitian yang dilakukan Brenda Hanna-Pladdy, Ph.D, dari Emory University School, yang mengklaim bahwa individu yang mendapatkan pelatihan musik instrumental lebih dari 10 tahun, fungsi otaknya tetap tajam.

Menurut Brenda, temuan ini sekaligus mengindikasikan bahwa musik merupakan salah satu kebutuhan hidup. Dalam risetnya, ia melibatkan para musisi berusia antara 60-80 tahun untuk mengamati hubungan antara periode pelatihan musik bagi manfaat kognitif yang optimal pada orang berusia lanjut. 

Hasil temuan mengindikasikan bahwa bermain musik dapat membantu memelihara fungsi kognitif orang berusia lanjut termasuk fungsi verbal dan nonverbal. Mereka yang mendapatkan pelatihan alat musik selama lebih dari 10 tahun, mendapat manfaat besar.

Menurut para ahli, ada periode waktu dalam rentang hidup seseorang di mana dapat musik membantu perkembangan kognitif. Misalnya, sebelum usia sembilan tahun, diprediksi bahwa fungsi memori verbal sudah mulai bekerja, seperti mengingat dan reorganisasi digit di kepala Anda. Sedangkan aktivitas bermain musik yang rutin dan berkelanjutan dapat memberikan manfaat yang sifatnya non-verbal seperti menentukan representasi visual dan hubungan spasial.

"Ini merupakan temuan menarik yang membuktikan bahwa tingkat pendidikan yang tinggi cenderung menghasilkan cadangan kognitif yang berpotensi menunda timbulnya gejala Alzheimer atau penurunan kognitif," kata Hanna-Pladdy.

"Temuan ini juga menyoroti peran menjanjikan aktivitas bermain alat musik sebagai bentuk pengayaan kognitif di seluruh rentang kehidupan manusia, dan itu menimbulkan pertanyaan apakah pelatihan musik akhirnya harus dipertimbangkan sebagai bentuk alternatif pelatihan pendidikan," jelasnya.

Hanna-Pladdy menyarankan, untuk mendapat hasil maksimal dari pelatihan instrumen musik harus dimulai sebelum usia sembilan tahun dan bermain untuk setidaknya 10 tahun. Dia juga menegaskan kembali bahwa tidak pernah ada kata terlambat untuk seseorang memulai berlatih musik.

Penelitian ini dipublikasikan dalam Frontiers in Human Neuroscience.

Baca Selengkapnya ....

Peluk Anak Anda 10 Menit Sebelum Beraktivitas

Posted by Unknown 0 komentar
Peluk Anak Anda 10 Menit Sebelum Beraktivitas
Memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh hari ini, Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersatu mewujudkan Indonesia yang ramah anak. Salah satu caranya adalah mengikuti Gerakan Peluk Anak Indonesia.

Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait mengungkapkan, gerakan tersebut perlu dilakukan oleh seluruh orang tua demi kebaikan dan masa depan anak. Pasalnya, yang menjadi dasar gerakan tersebut adalah fakta bahwa pelaku kekerasan dan pelanggaran hak anak,justru dilakukan oleh orang terdekat, bahkan orang tua.

"Gerakan ini dapat dilakukan dengan 10 menit memeluk anak sebelum orang tua melakukan aktivitasnya dan 10 menit setelah orang tua melakukan aktivitas," ujarnya dalam konferensi pers memperingati Hari Anak Indonesia di kantornya, Jl. TB. Simatupang, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (23/7/2012).

Dengan dicetuskannya gerakan Peluk Anak Indonesia pada lingkungan keluarga,  Arist yakin anak-anak dapat terlindungi dari berbagai bentuk pelanggaran. Selain itu, gerakan tersebut mampu mengembalikan hak anak mendapatkan kasih sayang dari orang tua.

Berlinda Nefertiti, Duta Pendidikan Komnas PA yang masih duduk di kelas 2 Sekolah Menengah Atas (SMA) mengungkapkan, kasih sayang dari orang tua merupakan faktor penting yang pada zaman sekarang, kerap diabaikan orang tua. Namun, hal tersebut kerap berbeda bagi orang tua yang lebih mementingkan pemenuhan ekonomi dari pada kasih sayang.

"Banyak anak sekarang yang kedekatannya dengan orang tua berkurang. Sangat prihatin, karena sebagai penerus bangsa, anak harus dimulai dibangun dari kasih sayang," ujarnya.

Sebanyak 400 anak dari seluruh Indonesia menggelar Kongres Anak Indonesia ke XI-2012 di Kota Batam. Dalam kongres tersebut, dirumuskan suara dan pandangan mengenai permasalahan yang dihadapi anak, antara lain perbaikan kesehatan, peningkatan kualitas tenaga pendidikan dan sebagainya.

Baca Selengkapnya ....

4 Tips Belajar Hidup Sehat dari Anak

Posted by Unknown 7.16.2012 2 komentar
Belajar Hidup Sehat dari Anak

4 Tips Belajar Hidup Sehat dari Anak

Terkadang, berpikir seperti seorang anak kecil dapat menjadi cara terbaik untuk mengarungi kehidupan yang penuh lika-liku. Anak-anak dengan sifatnya yang polos, sebenarnya adalah petarung hidup yang hebat. Sebab, mereka selalu diliputi keceriaan dan menatap ke depan. Ternyata, ada beberapa hal yang bisa kita pelajari dari anak-anak, untuk bisa hidup dengan lebih sehat dan bahagia. Apa sajakah 4 Tips Belajar Hidup Sehat dari Anak..? Coba simak!

1. Makan yang sering dimakan anak

Setiap orangtua akan berusaha memberikan makanan bernutrisi dan terbaik bagi anak. Tapi, kerap kali mereka melonggarkan standar itu terhadap diri sendiri. Karenanya, coba ikuti pola makan anak-anak agar lebih sehat. Makan tiga kali sehari secara teratur, ditambah dua kali snack yang sehat. Nikmati jus buah, potongan semangka, atau sorbet stroberi bersama anak, alih-alih minum frappuccino.

2. Bermain sambil berolahraga

Dengan aktivitas yang padat, mulai dari berlari-lari di halaman, melompat-lompat, hingga menari-nari mengikuti irama lagu, anak-anak seakan tak pernah diam. Itu artinya, tubuhnya selalu membakar kalori tanpa kehilangan rasa antusias. Cara pandang ini juga bisa Anda tiru, dengan menemukan jenis olahraga yang menyenangkan, yang bisa Anda lakukan tanpa harus merasa terbebani.

3. Belajar berkata "tidak"

Anak-anak berpegang teguh pada pendiriannya, sehingga tak mudah goyah meski orang lain mencoba membujuknya. Semakin dibujuk, dia akan semakin berteriak, "Tidak, tidak, tidak!" Bila anak-anak bisa, kenapa Anda tidak? Anda bahkan tidak perlu sampai berteriak seperti mereka. Jadi, ketika bos untuk kesepuluh kalinya mencoba membujuk Anda masuk di hari libur padahal Anda sedang butuh istirahat, katakan tidak dan tak perlu dengarkan bujuk rayunya lagi. Juga ketika seorang teman mengajak Anda makan di restoran cepat saji, padahal Anda sudah punya bekal makan siang yang jelas lebih sehat.

4. Makan hingga kenyang

Anak-anak akan berhenti makan begitu perutnya sudah penuh. Ironisnya, banyak orang dewasa yang tetap mengisi perut padahal sudah kekenyangan. Antara mereka ingin menghabiskan makanan yang ada di piring atau karena tidak sadar kalau perutnya telah kekenyangan. Karena itu, ada baiknya Anda mulai belajar mengenali seperti apa sinyal-sinyal kenyang. Berusahalah mengambil makanan secukupnya dan segera berhenti sebelum kekenyangan.

Baca Selengkapnya ....

7 Tanda Anak Mencintai Anda

Posted by Unknown 0 komentar
7 Tanda Anak Mencintai Anda
Siapa bilang bayi dan balita tidak bisa mengekspresikan rasa cinta mereka pada kedua orangtuanya? Ini dia cara mereka mengungkapkan rasa cintanya.

1. Bayi menatap mata Anda

Ketika bayi sedang menatap mata Anda, sebenarnya ia sedang berusaha keras mengingat wajah Anda. Tak ada hal lain yang ia pahami tentang dunia ini, tetapi ia menyadari bahwa kehadiran Anda penting untuknya.

2. Bayi selalu memikirkan Anda

Ketika si kecil berusia sekitar 8-12 bulan, ia akan mulai mencari-cari saat Anda tidak ada dan langsung tersenyum saat Anda kembali.

3. Balita Anda tantrum

Semua amukan dan tangisannya jangan diartikan sebagai ia tak lagi mencintai Anda. Ia tidak akan sedemikian marah jika ia tidak memercayai Anda sepenuhnya.

4. Ia selalu mencari Anda saat sedih

Andalah orang pertama yang ia cari saat ia terjatuh atau bersedih. Anak-anak di usianya mungkin belum mengerti makna "aku mencintaimu", tetapi tindakan mereka berbicara lebih keras daripada kata-kata.

5. Si kecil memberikan hadiah

Orangtua mana yang tidak bahagia menerima hadiah dari balita mereka, entah itu berupa bunga yang ia petik di pinggir jalan atau hasil pekerjaannya mewarnai.

6. Si kecil mencari perhatian

Di usia pra-sekolah, si kecil sudah mulai bersikap kooperatif dan ia akan selalu berusaha untuk membuat kedua orangtua terkesan. "Lihatlah aku" akan selalu sering Anda dengar di usianya saat ini.

7. Ia menceritakan rahasianya

Berbahagialah jika si kecil di usia sekolah selalu bercerita kepada Anda, termasuk tentang hal-hal yang membuatnya malu. Itu berarti ia memercayai Anda, meski ia sering menolak dipeluk atau dicium di depan orang lain.

Baca Selengkapnya ....
Belajar SEO dan Blog - Original design by Bamz | Copyright of Gaya Hidup Sehat | Artikel dan Tips Kesehatan.